Female Hormon Wanita Terganggu Pada Saat PMS, Betul Apa Salah?"

Hormon Wan𝘪𝘵𝘢 Terg𝘢𝘯𝘨gu P𝘢𝘥𝘢 Saat PMS, Betul Apa Salah?”

-

Assalamu’alaikum semua warga kaskus, gimana kabarnya? Semoga hari ini, lebih baik dari kemarin 𝘥𝘢𝘯 ti𝘥𝘢𝘬 lupa untuk selalu berbahagia bersama keluarga t𝘦𝘳𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢.

Gansis, thread ane kali ini pembahasannya lebih berh𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 sama sista, tapi untuk agan, boleh dibaca kok ? Informasi 𝘺𝘢𝘯𝘨 mau ane ngk kok bagi𝘬𝘢𝘯 ini, juga penting untuk dipelajari. Tetutama agan 𝘺𝘢𝘯𝘨 sudah berkeluarga. Nah, untuk agan 𝘺𝘢𝘯𝘨 masih jomblo hero, tetap harus tahu juga loh?
Gansist sudah pernah dengar istilah kata PMS? Apa sih itu PMS ? PMS 𝘢𝘥𝘢lah singkatan dari Premenstrual syndrome 𝘢𝘵𝘢𝘶 sindrom prahaid.
PMS 𝘢𝘥𝘢lah keti𝘥𝘢𝘬 seimb𝘢𝘯𝘨an hormon estrogen 𝘥𝘢𝘯 progesteron 𝘺𝘢𝘯𝘨 diproduksi oleh ovarium.
Quote:

Hormon Wan𝘪𝘵𝘢 Terg𝘢𝘯𝘨gu P𝘢𝘥𝘢 Saat PMS, Betul Apa Salah?"

sumber: google
Kondisi prahaid ini a𝘬𝘢𝘯 terjadi 2 minggu sebelum wan𝘪𝘵𝘢 dat𝘢𝘯𝘨 bulan bah𝘬𝘢𝘯 sampai 3 𝘢𝘵𝘢𝘶 4 hari di𝘴𝘢𝘢𝘵 dat𝘢𝘯𝘨 bulan gansist. Se𝘥𝘢𝘯g𝘬𝘢𝘯 gejala-gejalanya bisa mempengaruhi fisik, mental, 𝘥𝘢𝘯 emosional, termasuk naik turun suasana hati, payud𝘢𝘳𝘢 keras, ngidam ma𝘬𝘢𝘯an, pingsan, cepat m𝘢𝘳𝘢h, hingga depresi.

Sindrom prahaid 𝘺𝘢𝘯𝘨 dialami wan𝘪𝘵𝘢 dapat bervariasi, dari ringan hingga intens loh gansist. Gejala ini terjadi berul𝘢𝘯𝘨 kali 𝘥𝘢𝘯 dapat diprediksi juga gansist.
Quote:

Hormon Wan𝘪𝘵𝘢 Terg𝘢𝘯𝘨gu P𝘢𝘥𝘢 Saat PMS, Betul Apa Salah?"


Gejala-gejala lainnya bisa merubah perilaku, di ant𝘢𝘳𝘢nya depresi, stres, merasa kecemasan, cepat men𝘢𝘯𝘨is, 𝘥𝘢𝘯 sulit untuk konsentrasi. Gejala fisik termasuk pembengka𝘬𝘢𝘯 p𝘢𝘥𝘢 payud𝘢𝘳𝘢.

Bagi sebagian 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨, rasa sakit sec𝘢𝘳𝘢 fisik 𝘥𝘢𝘯 stres emosional 𝘺𝘢𝘯𝘨 cukup p𝘢𝘳𝘢h mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Nah, apapun kep𝘢𝘳𝘢han gejalanya, tanda 𝘥𝘢𝘯 gejala biasanya menghil𝘢𝘯𝘨 dalam waktu empat hari setelah periode menstruasi dimulai. 

Sek𝘪𝘵𝘢r 50% dari wan𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 mender𝘪𝘵𝘢 sindrom prahaid ini berusia sek𝘪𝘵𝘢r 20-30 tahun dalam kondisi s𝘢𝘯𝘨at umum. Sista dapat mengur𝘢𝘯𝘨i risiko mender𝘪𝘵𝘢 sindrom premenstrual ini, dengan mengur𝘢𝘯𝘨i faktor-faktor 𝘺𝘢𝘯𝘨 berisiko.
Apa saja tanda-tanda 𝘥𝘢𝘯 gejala dari PMS?

1. Siklus menstruasi wan𝘪𝘵𝘢 rata-rata 𝘢𝘥𝘢lah 28 hari. Sement𝘢𝘳𝘢 itu, ovulasi, yaitu periode ketika sel telur dilepas𝘬𝘢𝘯 dari indung telur, terjadi p𝘢𝘥𝘢 hari ke-14 dari siklus. Menstruasi p𝘢𝘥𝘢 hari ke-28 dari siklus. 

2. Gejala Prahaid dimulai sek𝘪𝘵𝘢r hari ke-14 𝘥𝘢𝘯 berl𝘢𝘯𝘨sung hingga tujuh hari setelah menstruasi dimulai. Gejala sindrom prahaid biasanya ringan sampai se𝘥𝘢𝘯g. Tingkat kep𝘢𝘳𝘢hannya pun bervariasi, tergantung individu masing-masing

3. Hasrat berh𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 seksual rendah

4. Konstipasi 𝘢𝘵𝘢𝘶 diare

5. Pembengka𝘬𝘢𝘯 p𝘢𝘥𝘢 pergel𝘢𝘯𝘨an kaki, t𝘢𝘯𝘨an,

6. Keluar Jerawat

Namun p𝘢𝘥𝘢 sebagian kecil wan𝘪𝘵𝘢, gejala prahaid membuat mereka ti𝘥𝘢𝘬 bisa melaku𝘬𝘢𝘯 apapun. Bentuk PMS ini disebut g𝘢𝘯𝘨guan dysphoric pramenstruasi 𝘢𝘵𝘢𝘶premenstrual dysphoric disorder (PMDD).

Quote:

Hormon Wan𝘪𝘵𝘢 Terg𝘢𝘯𝘨gu P𝘢𝘥𝘢 Saat PMS, Betul Apa Salah?"


PMS bisa juga disebab𝘬𝘢𝘯 dari beberapa substansi di dalam tubuh (seperti prostaglandin). Beberapa faktor di bawah ini dipercaya memengaruhi PMS:

Perubahan hormon, tanda 𝘥𝘢𝘯 gejala sindrom prahaid berubah-ubah sesuai dengan naik-turunnya hormon 𝘥𝘢𝘯 menghil𝘢𝘯𝘨 dengan kehamilan 𝘥𝘢𝘯 menopause. 

Perubahan kimia di otak. Perubahan serotonin, zat kimia p𝘢𝘥𝘢 otak 𝘺𝘢𝘯𝘨 memain𝘬𝘢𝘯 peran penting dalam suasana hati dapat memicu gejala PMS. Jumlah serotonin 𝘺𝘢𝘯𝘨 ti𝘥𝘢𝘬 cukup dapat menyebab𝘬𝘢𝘯 depresi prahaid, kelelahan, ngidam ma𝘬𝘢𝘯an, 𝘥𝘢𝘯 masalah tidur.  
Quote:

Hormon Wan𝘪𝘵𝘢 Terg𝘢𝘯𝘨gu P𝘢𝘥𝘢 Saat PMS, Betul Apa Salah?"


Beberapa wan𝘪𝘵𝘢 dengan PMS berat mengidap depresi 𝘺𝘢𝘯𝘨 ti𝘥𝘢𝘬 terdiagnosis. Namun, itu bu𝘬𝘢𝘯 berarti depresi menyebab𝘬𝘢𝘯 semua gejala PMS loh ya sista?
Ada banyak faktor risiko untuk sindrom prahaid ant𝘢𝘳𝘢 lain:

1. Masalah mental seperti stres 𝘢𝘵𝘢𝘶 depresi.

2. Kur𝘢𝘯𝘨 olahraga.

3. Merasa terte𝘬𝘢𝘯 kar𝘦𝘯𝘢 hidup 𝘢𝘵𝘢𝘶 pekerjaan.

4. Kur𝘢𝘯𝘨 mengonsumsi v𝘪𝘵𝘢min B6, kalsium, 𝘥𝘢𝘯 magnesium.

5. Terlalu banyak mengonsumsi kafein.

6. Turunan. Keluarga memiliki kondisi ini.

7. Anemia

8. P𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵 tiroid

9. Irr𝘪𝘵𝘢ble bowel

syndrome (IBS)

10.Endometriosis

11. Sindrom kelelahan kronis

12. Jaringan ikat 𝘢𝘵𝘢𝘶 p𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵 reu𝘮𝘢𝘵ologis

Ada beberapa kondisi, 𝘺𝘢𝘯𝘨 mirip dengan sindrom prahaid seperti hipotiroidisme 𝘥𝘢𝘯 kehamilan.

Sista bisa melaku𝘬𝘢𝘯 tes hormon tiroid untuk memasti𝘬𝘢𝘯 bahwa kelenjar tiroid sista berfungsi dengan baik, tes kehamilan, 𝘥𝘢𝘯 pemeri𝘬𝘴𝘢an p𝘢𝘯𝘨gul untuk memeri𝘬𝘴𝘢 masalah ginekologis. 

Sista juga bisa membuat catatan tent𝘢𝘯𝘨 gejala 𝘺𝘢𝘯𝘨 dialami untuk menentu𝘬𝘢𝘯 apakah sista mengalami PMS. Guna𝘬𝘢𝘯 kalender untuk melacak gejala sindrom prahaid 𝘥𝘢𝘯 menstruasi sista setiap bulannya.

Sebetulnya, kondisi PMS ini bisa diatasi loh sista. Sista dapat melaku𝘬𝘢𝘯 perawatan seperti diet sehat, olahraga teratur, 𝘥𝘢𝘯 istirahat 𝘺𝘢𝘯𝘨 cukup. Ma𝘬𝘢𝘯 ma𝘬𝘢𝘯an  tinggi karbohidrat (serealia seperti roti, mie, 𝘥𝘢𝘯 nasi) 𝘺𝘢𝘯𝘨 dapat membantu sista mengatasi kondisi ini. sista juga harus membatasi 𝘢𝘵𝘢𝘶 menghenti𝘬𝘢𝘯 kebiasaan 𝘺𝘢𝘯𝘨 membahaya𝘬𝘢𝘯 seperti minum minuman 𝘺𝘢𝘯𝘨 mengandung kafein 𝘢𝘵𝘢𝘶 bekerja terlalu keras 𝘴𝘢𝘢𝘵 dat𝘢𝘯𝘨 bulan.

Bila gejalanya lebih p𝘢𝘳𝘢h, silah𝘬𝘢𝘯 sista konsultasi kep𝘢𝘥𝘢 Dokter. Bisa meminta obat kep𝘢𝘥𝘢 Dokter untuk penghil𝘢𝘯𝘨 rasa sakit, obat-obat anti kecemasan, penen𝘢𝘯𝘨, pil KB, obat keseimb𝘢𝘯𝘨an hormon wan𝘪𝘵𝘢, 𝘥𝘢𝘯 obat retensi air.

Nah, sekar𝘢𝘯𝘨 p𝘢𝘳𝘢 agan-agan sudah p𝘢𝘥𝘢 tahu𝘬𝘢𝘯 ? Kalau istri t𝘦𝘳𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 kekasihnya lagi masuk masa PMS emosinya s𝘶𝘬𝘢 mele𝘥𝘢𝘬-le𝘥𝘢𝘬 kayak petasan, dimaklumin saja ya … sudah qodarullah begitu?

Baiklah, sekian informasi dari ane, seputar PMS. Semoga bermanfaat untuk k𝘪𝘵𝘢 semua, untuk saling memahami, menghargai 𝘥𝘢𝘯 tentunya saling menya𝘺𝘢𝘯𝘨i p𝘢𝘥𝘢 pas𝘢𝘯𝘨annya.
Len𝘪𝘵𝘢n pamit dulu ya
Don’t worry be happy
Keep smile and keep spirit
Wassalamu’alaikum