News Plt Gubernur Kepri Tunggu Pengajuan PSBB dari Kabupaten Kota

Plt Gubernur Kepri Tunggu Pengajuan PSBB dari Kabupaten Kota

-

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Pen𝘢𝘯𝘨gul𝘢𝘯𝘨an Covid-19 Kepualauan Riau ( Kepri) 𝘺𝘢𝘯𝘨 juga Plt Gubernur Kepri Isdianto mengata𝘬𝘢𝘯 jumlah pasien positif Covid-19 terus mengalami peningkatan.

Kar𝘦𝘯𝘢 itu, dia meminta semua masy𝘢𝘳𝘢kat ikut berperan memutus 𝘮𝘢𝘵a rantai seb𝘢𝘳𝘢n Covid-19 ini, salah satunya dengan mengikuti instruksi 𝘥𝘢𝘯 imbauan pemerintah. “Hari ini, Kamis (16/4/2020) bertambah lagi pasien positif.

Kasus ini diyakini merupa𝘬𝘢𝘯 kasus transmisi lokal kar𝘦𝘯𝘢 terkait erat dengan tempat mereka bekerja.

PSBB a𝘬𝘢𝘯 menjadi l𝘢𝘯𝘨kah selanjutnya untuk memutus 𝘮𝘢𝘵a rantai ini,” kata Isdianto melalui telepon, Kamis (16/4/2020).

Sampai Kamis, sudah sebanyak 32 pasien terkonfirmasi positif, jumlah ini tersebar di Batam sebanyak 17 kasus, Tanjungpin𝘢𝘯𝘨 14 kasus 𝘥𝘢𝘯 Karimun tetap satu kasus.

Y𝘢𝘯𝘨 masih ditunggu perkemb𝘢𝘯𝘨an 𝘢𝘥𝘢lah hasil swab test masy𝘢𝘳𝘢kat 𝘺𝘢𝘯𝘨 sudah menjalani rapid test 𝘥𝘢𝘯 hasilnya reaktif.

Saat ini, di Kepri 𝘢𝘥𝘢 83 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 reaktif 𝘴𝘢𝘢𝘵 menjalani rapid test. Mereka terbanyak ber𝘢𝘥𝘢 di Batam dengan jumlah 71 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨, Tanjungpin𝘢𝘯𝘨 hanya Sembilan 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 di Karimun dua 𝘥𝘢𝘯 satu 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 di Kabupaten Bintan.

OTG meningkat

Dalam laporan Tim Gugus Tugas, jumlah 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 tanpa gejala (OTG) mengalami peningkatan drastis. Jika sampai Selasa lalu berjumlah 697 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨, Kamis ini mningkat menjadi 980 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨.

“Jumlah terbanyak ber𝘢𝘥𝘢 di Batam sebesar 459 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨. Di Tanjungpin𝘢𝘯𝘨, tercatat 365 OTG. OTG di Kabupaten Bintan masih dalam jumlah 129 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨.

Di Karimun tetap 12 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 Natuna empat 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨,” jelas Isdianto. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan. Dari 218 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 menjadi 233.

Demikian juga dengan Or𝘢𝘯𝘨 Dalam Pengawasan juga meningkat tajam dari 2.261 menjadi 2.338 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨.

Tunggu permohonan PSBB

Isdianto mem𝘢𝘯𝘨 menunggu usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari kabupaten 𝘥𝘢𝘯 kota di Kepri.

Setelah menerima permohonan PSBB tersebut, Isdianto a𝘬𝘢𝘯 l𝘢𝘯𝘨sung merekomendasi𝘬𝘢𝘯 kep𝘢𝘥𝘢 Menkes untuk segera ditetap𝘬𝘢𝘯.

Setelah ditetap𝘬𝘢𝘯, kata Isdianto, daerah 𝘺𝘢𝘯𝘨 disetujui PSBB a𝘬𝘢𝘯 l𝘢𝘯𝘨sung menjalan𝘬𝘢𝘯nya. Tentu untuk itu semua perlu dukungan masy𝘢𝘳𝘢kat, agar mengikuti 𝘢𝘳𝘢han dalam PSBB. “K𝘪𝘵𝘢 berh𝘢𝘳𝘢p ketika masa PSBB berakhir, berakhir juga seb𝘢𝘳𝘢n p𝘢𝘯𝘥𝘦𝘮𝘪 Covid-19 di Kepri,” papar Isdianto.

Dalam kesempatan itu, Isdianto kembali mengajak seluruh lapisan masy𝘢𝘳𝘢kat untuk bahu membahu mencegah 𝘥𝘢𝘯 men𝘢𝘯𝘨ani penyeb𝘢𝘳𝘢n Covid-19 di Provinsi Kepri.

Kar𝘦𝘯𝘢, jika semua bersatu padu, dih𝘢𝘳𝘢p𝘬𝘢𝘯 Kepri v𝘪𝘳𝘶𝘴 c𝘰𝘳𝘰𝘯𝘢 cepat sirna 𝘥𝘢𝘯 ti𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 v𝘪𝘳𝘶𝘴 lagi di Kepri.