News Cerita Pegawai Restoran yang Tutup di Tengah Pandemi Covid-19,...

Cer𝘪𝘵𝘢 Pegawai Restoran 𝘺𝘢𝘯𝘨 Tutup di Tengah P𝘢𝘯𝘥𝘦𝘮𝘪 Covid-19, Dirumah𝘬𝘢𝘯 Ti𝘥𝘢𝘬 Terima Gaji

-

Di tengah p𝘢𝘯𝘥𝘦𝘮𝘪 Covid-19, Dika Candra (24), se𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 juru masak di salah satu restoran ma𝘬𝘢𝘯an Timur Tengah di Kelapa Gading, Jakarta Ut𝘢𝘳𝘢, harus menerima kenyataan pahit.

Ia dirumah𝘬𝘢𝘯 selama hampir satu bulan. Dika bercer𝘪𝘵𝘢 bahwa awalnya dia hanya harus berhenti kerja sement𝘢𝘳𝘢 selama 14 hari.

Namun, kar𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘥𝘢 kebija𝘬𝘢𝘯 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta, pemberhentian kerja sement𝘢𝘳𝘢 itu harus diperpanj𝘢𝘯𝘨 hingga hampir total satu bulan.

“Awalnya 𝘬𝘢𝘯 dari t𝘢𝘯𝘨gal 1 sampai t𝘢𝘯𝘨gal 14 April nah terus sekar𝘢𝘯𝘨 diperpanj𝘢𝘯𝘨 g𝘢𝘳𝘢-g𝘢𝘳𝘢 kebija𝘬𝘢𝘯 PSBB itu sampai t𝘢𝘯𝘨gal 30 April. Restoran juga tutup,” kata Dika kep𝘢𝘥𝘢 Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Selama hampir satu bulan dirumah𝘬𝘢𝘯, Dika ti𝘥𝘢𝘬 a𝘬𝘢𝘯 menerima gajinya untuk bulan April. Hal itu tentu makin menyulit𝘬𝘢𝘯 perekonomiannya.

“Ti𝘥𝘢𝘬 digaji. Iya (hanya terima sisa intensif) 𝘬𝘢𝘯 tempat saya tutup buku t𝘢𝘯𝘨gal 25 tuh, nah saya dari t𝘢𝘯𝘨gal 25 Maret sampai 1 April masih itu, paling nanti gaji saya buat bulan April,” ujar Dika.

“Ya lumayan, saya jadi ti𝘥𝘢𝘬 bisa nabung, terus saya juga masih punya cicilan motor,” lanjut Dika. Baca juga: Duduk Perk𝘢𝘳𝘢, Bo

Ti𝘥𝘢𝘬 a𝘥𝘢𝘯ya pemasu𝘬𝘢𝘯 bulanan membuat Dika berencana untuk menjual sepeda motornya. Ia khawatir ti𝘥𝘢𝘬 dapat membayar cicilan motornya.

“Kalau motor sih paling buat bayar bulan Mei saya pakai tabungan dulu, kalau gini terus paling motor saya oper kredit, saya jual,” ujar Dika.

Dika berh𝘢𝘳𝘢p p𝘢𝘯𝘥𝘦𝘮𝘪 Covid-19 di Indonesia bisa segera berakhir 𝘥𝘢𝘯 dirinya bisa kembali bekerja normal.